Contact Person
image

Deden

081323011888


Jl.Cigeureung No.80 Kel.Nagarasari Kec. Cipedes
Kota Tasikmalaya.46132
Tel/Fax.(0265) 2353153-7085591
Hp.081323011888-085223527778
email : deden@dedenbatik.com

Pesona Batik Tulis dan Cap Khas DEDEN BATIK TASIKMALAYA

image

Pesona Batik Tulis: Ketika Nilai Etnis, Tradisi, dan Modern Berpadu

 

 

Khususnya, kain penutup tubuh dari bagian pinggang hingga ke mata kaki. Bagi perempuan etnis Jawa dan Bali, batik tulis menciptakan nuansa rasa tersendiri. Di samping sudah melegenda, motif-motif kain tempo doeloe yang eksistensinya belum tergoyahkan sampai saat ini menyimpan banyak makna historis.
     Namun, di era kekinian ini, fungsi batik tidak lagi hanya sebatas piranti pembungkus tubuh perempuan bagian bawah yang lumrah disebut kamben. Dalam dunia fashion, batik mulai dipergunakan sebagai bahan baku rancangan sejumlah desainer papan atas untuk mencitrakan kesan klasik, anggun sekaligus berwibawa. Ragam motifnya pun tidak lagi berkutat pada hal-hal yang berbau etnis-tradisional nan saklek. Tetapi, sudah pasti mendapatkan sentuhan-sentuhan modern sehingga pesona batik sanggup membius penikmat fashion mancanegara.
      Batik kini tidak lagi hanya berkutat di tanah leluhurnya sendiri. Namun, hasil perpaduan harmonis antara nilai-nilai etnis-tradisional dengan modern itu pun menjelma jadi karya seni tingkat tinggi yang mampu memuaskan selera masyarakat internasional.
       Barangkali, kesuksesan batik — terutama batik tulis –menerobos ketatnya persaingan industri fashion tingkat dunia itu yang mengilhami Desak Putu Nithi (50) menyandarkan sumber penghidupan keluarganya dari batik. Di bawah ”bendera” Nithi’s Collection yang ber-home base di Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Ubud, istri Dewa Nyoman Rai ini intensif menggeluti bisnis batik tulis.
        Semula, ibu dua orang putra dan seorang putri ini hanya memproduksi batik tulis untuk bahan baku pakaian (garmen). Namun perkembangan selanjutnya, ibu yang masih terlihat enerjik di usianya yang memasuki separo baya ini memberanikan diri melebarkan sayap bisnisnya ke industri aksesori dan pelengkap interior rumah seperti bedcover, sarung bantal, gorden, taplak meja, pembungkus sandaran dan dudukan kursi/sofa hingga wall hanging (hiasan dinding-red).
     Bahkan, saat ini pihaknya mendapat order dari mitra bisnisnya di luar negeri untuk menggarap piranti penutup sekaligus penghias pilar dan langit-langit rumah serta penutup lampu hias dalam jumlah besar. Tentu saja, semua piranti itu menggunakan batik tulis sebagai bahan baku utama.
     ”Pesona kain batik tulis ini bukan hanya pantas dijadikan bahan baku fashion semata. Kalau kita mau berkreasi dan berinovasi, fungsi batik tulis bisa dikembangkan terus. Ragam motifnya yang bervariasi dan indah-indah juga bisa dijadikan benda pajangan ataupun beragam jenis penghias interior rumah,” kata Desak Putu Nithi ketika mengantarkan Bali Post mengelilingi art shop-nya di kawasan Desa Peliatan, Ubud, belum lama ini.
Perlengkapan Kamar Tidur
   Dari beragam produk batik tulis yang diproduksinya, Desak Nithi yang menggeluti bisnis batik tulis sejak dekade 1970-an ini mengaku memberikan porsi perhatian lebih kepada perlengkapan kamar tidur seperti bedcover (sprei), sarung bantal, gorden dan wall hanging. Guna melengkapi kenyamanan tidur konsumennya, pihaknya juga memproduksi piyama batik dengan motif senada dengan perlengkapan kamar tidur lainnya.
      Ke depan, Nithi juga terobsesi merancang amature (rumah lampu-red) lampu tidur dengan material dominan batik tulis. ”Saya memang sangat concern menciptakan perlengkapan kamar tidur berbahan baku batik tulis ini. Terus terang, perlengkapan kamar tidur ini memang jadi andalan home industry kami,” ujarnya.
      Dia memberikan garansi bahwa seluruh produk batik tulis yang diciptakannya sangat nyaman dipakai. Masalahnya, seluruh bahan bakunya menggunakan kain katun, linen dan sutra pilihan. Produk bedcover, misalnya, dijamin tidak kusut sehabis ditiduri karena sistem penjahitannya dibuat secermat dan seteliti mungkin.
   ”Penggunaan bahan yang serba pilihan ini juga menjadikan perlengkapan kamar tidur yang kami produksi tidak membuat konsumen kegerahan,” katanya tanpa pretensi mempromosikan produknya.
      Menurut Nithi, perlengkapan kamar tidur kini tidak lagi menonjolkan nilai fungsi semata. Selain nyaman ditiduri, piranti yang mengantarkan pemakainya mengembara ke alam mimpi ini juga wajib memenuhi unsur-unsur keindahan untuk mengangkat suasana interior kamar tidur secara keseluruhan. Guna mewujudkan kepentingan itu, pihaknya senantiasa merasa tertantang untuk menciptakan beragam desain batik tulis gres yang lain daripada yang lain.
      ”Perpaduan yang harmonis antara nilai fungsi dengan nilai-nilai keindahan itu jadi perhatian utama kami setiap kali merencanakan sebuah desain baru. Dengan begitu, batik tulis produksi kami juga sangat layak jika diposisikan sebagai karya seni di luar fungsinya sebagai perlengkapan kamar tidur,” tegasnya.
     Nithi melihat ada kecenderungan mulai jenuh dengan perlengkapan kamar tidur yang tampil polos dan sederhana. Realita itulah yang membuat dirinya mencoba peruntungan di bisnis perlengkapan kamar tidur yang kaya motif, warna maupun variasi lainnya. Dan, batik tulis dinilai pantas untuk menjawab kejenuhan konsumen tersebut.
    Saya sengaja memilih batik tulis, bukan batik cetak (stempel), karena batik tulis saya nilai lebih eksklusif, berwibawa dan terkesan mahal. Mengingat proses pengerjaannya secara manual, produk ini tidak akan melimpah sehingga tidak terkesan pasaran,” katanya lagi.
     Ditambahkan, bisnis perlengkapan kamar tidur berbahan baku batik tulis di Bali masih jarang yang menekuni sehingga pangsa pasarnya masih terbuka lebar. Dia juga mengaku tidak gentar bersaing dengan kompetitor yang memproduksi perlengkapan kamar tidur dengan teknik batik cetak. Meskipun sepintas terlihat mirip, namun batik tulis dihargai lebih tinggi lantaran nilai artistiknya lebih mencuat.
      ”Saya juga tidak khawatir desain batik yang saya ciptakan dijiplak dan dimassalkan dalam wujud batik cetak karena setiap saat saya menciptakan desain-desain baru untuk menggantikan desain-desain lama yang sudah dilemparkan ke pasaran,” katanya dan menambahkan, pihaknya mempekerjakan sejumlah desainer yang khusus bertanggung jawab untuk menciptakan desain-desain baru.

Tue, 24 Nov 2009 @14:35


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 8+7+0

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Kategori
Arsip

Komentar Terbaru

TRANSLATE

statistik Pengunjung
widgeo.net
.
image

Motif Roda Bunga

.
image

Motif Rawa Kupu-kupu


 

.
image

Motif Sidomukti


.
image

Motif lereng 2


.
image

Motif Lereng


 





 
Copyright © 2012 Dadang hamdani · All Rights Reserved